CV. RAJAZA / TENTANG KAMI

Mengenal CV. Rajaza.
Dari Wajo, Sulawesi Selatan.

Kenali perjalanan, tujuan, dan kerja sama kami dalam mengembangkan tepung ikan serta pakan.

WAJO, SULAWESI SELATAN
Dokumentasi kerja sama CV Rajaza dengan perguruan tinggiKegiatan kerja sama bersama mitra perguruan tinggi.
PROFIL PERUSAHAAN

Berawal dari bahan baku
di sekitar kita.

CV. Rajaza berdiri pada 2020. Kami mengembangkan produk dan layanan dari bahan baku lokal, terutama pengolahan tepung ikan serta pembuatan pakan ikan dan ternak.

Kami mengembangkan pemanfaatan ikan sapu-sapu agar bisa digunakan sebagai bahan baku yang bernilai. Untuk itu, kami bekerja sama dengan nelayan, mitra industri, penyuluh, dan peneliti.

Wajo, Sulawesi Selatan · Berdiri sejak 2020
ARAH YANG KAMI TUJU

Visi kami.

Menjadi industri pengolahan pakan yang berkualitas, terus berinovasi, dan berkembang secara berkelanjutan untuk mendukung peternakan serta perikanan nasional.

Langkah yang kami jalankan.

  1. 01

    Menghasilkan pakan yang berkualitas, aman, dan bernutrisi sesuai standar industri.

  2. 02

    Mengembangkan formulasi pakan yang efisien dan ramah lingkungan.

  3. 03

    Membangun kerja sama yang baik dengan peternak, pembudidaya, dan pemasok bahan baku.

  4. 04

    Meningkatkan produktivitas melalui teknologi pengolahan modern dan tenaga kerja yang terampil.

  5. 05

    Mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat dengan menyediakan pakan yang terjangkau dan mampu bersaing.

KEUNGGULAN CV. RAJAZA

Hal yang kami pegang
dalam setiap pengembangan.

Potensi lokal

Mengolah bahan yang tersedia di sekitar kita agar memiliki nilai ekonomi.

Inovasi pengolahan

Mengembangkan cara pengolahan ikan menjadi tepung dan bahan pakan.

Pilihan produk

Mengembangkan tepung ikan serta pakan untuk ikan dan ternak.

Efisiensi bahan baku

Memanfaatkan bahan alternatif untuk membantu efisiensi produksi.

Kemitraan UMKM

Menjalin kerja sama dengan nelayan, pembudidaya, peternak, dan pelaku usaha lokal.

Pemanfaatan yang berkelanjutan

Mengolah bahan yang kurang dimanfaatkan menjadi produk yang berguna.

PERJALANAN & PENGALAMAN

Perjalanan kami
bersama para mitra.

  1. 2020

    Awal perjalanan

    CV. Rajaza mulai berdiri dan mengembangkan pengolahan bahan baku lokal.

  2. 2022

    Kemitraan dengan nelayan

    Kami bekerja sama dengan kelompok nelayan untuk menangkap dan mengumpulkan ikan sapu-sapu sebagai bahan baku pengolahan dan pengembangan produk.

  3. 2023

    Pendampingan penyuluh perikanan

    Bersama penyuluh perikanan, kami mendampingi masyarakat untuk menambah pengetahuan dan keterampilan dalam mengolah serta memanfaatkan ikan sapu-sapu.

  4. 2024

    Kerja sama dengan industri

    Kami bekerja sama dengan mitra industri dalam pengeringan ikan sapu-sapu. Tahap ini membantu menyiapkan bahan baku untuk pengolahan tepung ikan dan bahan pakan.

  5. 2025–2026

    Kolaborasi penelitian

    Kami bekerja sama dengan peneliti untuk mengkaji penggunaan ikan sapu-sapu sebagai bahan pakan ikan nila dan ayam. Penelitian ini bertujuan mempelajari potensinya, membantu efisiensi bahan pakan, dan meningkatkan nilai bahan baku lokal.

  6. 2026

    Industri & Universitas Hasanuddin

    Kami bekerja sama dengan mitra industri dan perguruan tinggi, termasuk Universitas Hasanuddin, untuk mengembangkan pemanfaatan ikan sapu-sapu. Kegiatannya mencakup penelitian, pengembangan cara pengolahan, serta penggunaan ikan sapu-sapu sebagai bahan baku tepung ikan dan pakan untuk ikan nila serta ayam.

CERITA DARI MITRA

Cerita dari mitra
yang bekerja bersama kami.

“

Dahlan dan Ruslan

Nelayan · Kabupaten Wajo

Dulu, ikan sapu-sapu kami anggap sebagai hama yang mengganggu aktivitas penangkapan ikan dan menjadi masalah di perairan Danau Tempe, Kabupaten Wajo.

Baca cerita lengkap

Dulu, ikan sapu-sapu kami anggap sebagai hama yang mengganggu aktivitas penangkapan ikan dan menjadi masalah di perairan Danau Tempe, Kabupaten Wajo. Ikan ini sering kali kurang dimanfaatkan dan belum memberikan nilai ekonomi bagi kami sebagai nelayan. Namun, melalui kerja sama dengan CV. Rajaza, kami mulai melihat peluang baru dari pemanfaatan ikan sapu-sapu. Ikan yang sebelumnya dianggap sebagai hama dan gulma perairan kini dapat diolah menjadi bahan baku tepung ikan dan pakan yang memiliki nilai ekonomi. Kerja sama ini memberikan harapan baru bagi kami para nelayan karena ikan sapu-sapu yang sebelumnya kurang bernilai kini dapat menjadi sumber pendapatan tambahan. Selain membantu meningkatkan nilai hasil tangkapan, pemanfaatan ini juga membuka peluang usaha, mendukung pengembangan UMKM, dan mendorong pemanfaatan sumber daya perairan secara lebih produktif. Kami berharap kerja sama antara nelayan dan CV. Rajaza dapat terus berlanjut dan berkembang sehingga memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Semoga pemanfaatan ikan sapu-sapu ini dapat meningkatkan pendapatan, memperkuat perekonomian, dan meningkatkan kesejahteraan nelayan di Kabupaten Wajo.

“

Hasanuddin

Peternak ayam · Kabupaten Wajo

Sebagai peternak ayam di Kabupaten Wajo, kami melihat pemanfaatan tepung ikan sapu-sapu sebagai salah satu peluang untuk mengembangkan pakan ternak berbasis potensi sumber daya lokal.

Baca cerita lengkap

Sebagai peternak ayam di Kabupaten Wajo, kami melihat pemanfaatan tepung ikan sapu-sapu sebagai salah satu peluang untuk mengembangkan pakan ternak berbasis potensi sumber daya lokal. Melalui kerja sama dengan CV. Rajaza, ikan sapu-sapu yang sebelumnya dianggap sebagai hama di perairan kini dapat diolah menjadi tepung ikan yang berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan baku pakan ternak ayam. Inovasi ini membuka peluang untuk mengurangi ketergantungan pada bahan baku pakan tertentu dan mendorong pemanfaatan sumber daya lokal yang tersedia di Kabupaten Wajo. Kami berharap penggunaan tepung ikan sapu-sapu yang diformulasikan dengan tepat dapat mendukung kebutuhan nutrisi ternak, meningkatkan efisiensi biaya pakan, serta memberikan manfaat ekonomi bagi peternak. Kami mengapresiasi kerja sama dengan CV. Rajaza dalam mengembangkan pemanfaatan ikan sapu-sapu menjadi produk yang bernilai tambah. Semoga kerja sama ini terus berkembang dan mampu membangun sinergi antara nelayan, pengolah ikan, dan peternak ayam sehingga memberikan manfaat bagi perekonomian masyarakat Kabupaten Wajo.

“

Muh. Akib

Pembudidaya ikan bandeng · Kabupaten Wajo

Sebagai pembudidaya ikan bandeng di Kabupaten Wajo, kami melihat pemanfaatan ikan sapu-sapu sebagai bahan baku pakan merupakan inovasi yang membuka peluang baru bagi pengembangan usaha perikanan budidaya.

Baca cerita lengkap

Sebagai pembudidaya ikan bandeng di Kabupaten Wajo, kami melihat pemanfaatan ikan sapu-sapu sebagai bahan baku pakan merupakan inovasi yang membuka peluang baru bagi pengembangan usaha perikanan budidaya. Melalui kerja sama dengan CV. Rajaza, ikan sapu-sapu yang sebelumnya dianggap sebagai hama di perairan kini dapat dimanfaatkan menjadi bahan baku tepung ikan untuk formulasi pakan budidaya. Pemanfaatan pakan berbahan baku ikan sapu-sapu diharapkan dapat menjadi alternatif dalam mendukung kebutuhan pakan ikan bandeng, sekaligus mendorong pemanfaatan sumber daya lokal yang sebelumnya kurang bernilai ekonomi. Inovasi ini juga membuka peluang untuk meningkatkan efisiensi biaya produksi apabila formulasi pakan yang digunakan sesuai dengan kebutuhan nutrisi ikan bandeng. Kami mengapresiasi kerja sama dengan CV. Rajaza dalam mengembangkan pemanfaatan ikan sapu-sapu menjadi produk yang memiliki nilai tambah. Kami berharap kerja sama ini terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi pembudidaya ikan bandeng, nelayan, serta pelaku UMKM di Kabupaten Wajo. Dengan adanya inovasi ini, kami berharap ikan sapu-sapu tidak hanya dipandang sebagai hama perairan, tetapi juga dapat menjadi sumber daya lokal yang mendukung pengembangan perikanan budidaya dan peningkatan perekonomian masyarakat.

“

Haerunnisa

Akademisi · Kabupaten Wajo

Pemanfaatan ikan sapu-sapu yang dikembangkan oleh CV.

Baca cerita lengkap

Pemanfaatan ikan sapu-sapu yang dikembangkan oleh CV. Rajaza merupakan inovasi dalam mengolah sumber daya lokal menjadi tepung ikan dan bahan pakan untuk budidaya ikan serta ternak. Inovasi ini memberikan nilai tambah pada ikan sapu-sapu yang sebelumnya kurang bernilai, sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan masyarakat nelayan di Kabupaten Wajo.

Melalui kolaborasi antara CV. Rajaza, nelayan, pembudidaya ikan, peternak, dan akademisi, pemanfaatan ikan sapu-sapu berpotensi mendukung ketersediaan bahan baku pakan lokal, menekan biaya produksi pakan, serta mendorong pengembangan usaha dan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

konsultasi